Niat Menikah Karena Harta

Menikahi seseorang karena hartanya adalah suatu kehinaan. Tulisan ini berawal dari sebuah pertanyaan yang diajukan oleh salah seorang jama’ah pengajian yang diasuh oleh seorang kyai. Orang tersebut bertanya kepada kyai, “Pak Kyai, calon istri saya berparas cantik, dari keluarga miskin, anak seorang bakul sayur di pasar tradisional. Namun, teman-teman menganjurkan saya agar memilih calon istri dari keluarga kaya yang kelak dapat membantu dan meringankan beban hidup dalam berumah tangga. Mana yang harus saya pilih?.” Sang Kiai pun menjawab, “Janganlah Anda menjadikan kekayaan calon istri sebagai idaman untuk pernikahan.

 

Jadikanlah pernikahan sebagai kunci rejeki.” Sekarang cobalah untuk jujur dari dasar hatimu. Apa alasanmu untuk menikah? Apakah kamu memiliki Niat Menikah Karena Harta? Apakah karena dia cantik? Seksi? Ganteng? Kaya? Punya rumah mewah? Jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan utama kamu dalam menikahi seseorang. Harus diakui memang beberapa keindahan fisik terbilang mengesankan dan kemapanan harta memang menjadi pertimbangan, namun ingatlah segala sesuatu bisa berubah. Waktu bergerak dan roda kehidupan selalu berputar terus menerus.

 

Apa yang kamu lihat sekarang belum tentu seperti apa yang akan kamu lihat nanti. Tubuhnya yang mulus dan cantik akan hilang termakan usia, begitu pula dengan hartanya yang bergelimang bisa saja hilang begitu saja tanpa kamu sadari. Tidak ada keindahan yang lebih menawan dan lebih indah daripada keindahan hati. Selain harta, sikap saja juga bisa berubah. Dengan bertambahnya usia dan bertambahnya permasalahan yang datang, pemikiran mengenai suatu hal juga akan berubah. Berikut uraian singkatnya.

Sikap Saja Juga Bisa Berubah

 

Manusia bisa saja berubah. Dari waktu ke waktu seorang manusia pasti akan dihadapkan pada berbagai permasalahan kehidupan. Coba saja ingat dirimu 3 tahun yang lalu, apa yang kamu pikirkan tentang suatu hal di masa itu dan bagaimana pemikiranmu  tentang hal yang sama di saat sekarang ini? Yang kamu nikahi nanti bukanlah sebuah benda yang tidak akan berubah dari masa kemasa. Cara pandang serta pemikiran pasangan mu tentang kehidupan akan berubah, begitu juga dengan pemikiranmu.

 

Rasulullah SAW dalam hadistnya bahkan melarang Niat Menikah Karena Harta dan kecantikannya. Hadist tersebut dapat ditemukan di buku yang ditulis oleh seorang sufi bernama Imam Al Ghazali, Ihya Ulum Ad-Din. Dalam bab ke 27 (mengenai adab nikah), Al Ghazali mengutip hadits Rasulullah mengenai larangan tersebut. Hadist tersebut memiliki arti “Barangsiapa mengawini wanita karena hartanya dan kecantikannya, niscaya ia tidak akan memperoleh kecantikan dan hartanya itu dan barangsiapa mengawini wanita karena agamanya, niscaya dianugerahkan oleh Allah kepadanya hartanya dan kecantikannya”. (Dirawikan oleh Ath-Thabrani dari Anas).

 

Selanjutnya Al Ghazali juga mengutip riwayat lain, yang berbunyi, Nabi SAW bersabda “Janganlah dikawini wanita itu karena kecantikannya. Mungkin kecantikannya itu merendahkannya. Dan dengan karena hartanya. Mungkin hartanya itu, mendurhakakannya. Dan kawinilah wanita itu karena agamanya!” (Dirawikan oleh Ibnu Majah dari Abdullah bin Umar dengan sanad dla’if)

Terakhir dari pasal tersebut, Al Ghazali menjelaskan, bahwa wanita yang tidak beragama (tidak mematuhi ajaran-ajaran agama), maka mereka akan membuat kebimbangan pasangannya.

 

Diatas merupakan penjelasan singkat mengenai Niat Menikah Karena Harta. Jadi, jangan memiliki niat karena harta dalam menikah. Segala sesuatu bisa saja berubah, begitupun harta yang dimiliki. Roda kehidupan selalu berputar. Khawatirnya, jika menikah karena harta, maka ketika harta tersebut sudah habis, pernikahan tidak akan berlangsung lama. Semoga penjelasan tersebut bermanfaat.

 

 

Download Aplikasi Yawme: aplikasi dengan beragam fitur untuk membantu kamu menjadi muslim yang lebih produktif dalam beribadah.

Please follow and like us:
0

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *