Niat Sebelum Menikah

Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang gundah, resah, risau, bimbang, tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dan lain-lain. Bahkan ketika dalam proses taaruf pun masih ada juga keraguan. Maka dari itu, tata terlebih dahulu niat sebelum menikah supaya lebih meyakinkan keraguan kamu dalam menikah. Meluruskan niat juga penting dilakukan sebelum kamu memutuskan untuk menikah dengan seseorang. Karena jika niat dari awal sudah keliru, akan menyebabkan umur pernikahan kamu tidak berlangsung lama. Berikut penjelasannya.

Pentingnya Meluruskan Niat

 

Sebelum memulai setiap perbuatan, sebaiknya kita senantiasa meluruskan niat. Terutama jika perbuatan tersebut dalam perkara ibadah. Sehingga, niat yang lurus sangat diperlukan. Apalagi dengan ibadah yang satu ini yaitu menikah. Niat Sebelum Menikah yang lurus dan benar sangat diperlukan. Karena setiap amalan yang kita lakukan sangat tergantung pada niatnya. Bagaimanakah niat yang seharusnya dimiliki oleh seseorang yang hendak melangkahkan kakinya menuju jenjang pernikahan?

 

Syaikh Al Albani menjelaskan mengenai hal ini dalam risalah beliau yang berjudul Adaabuz zifaaf fis-sunnatil muthohharoh. Beliau mengatakan bahwa seharusnya seorang laki-laki dan perempuan melangsungkan pernikahan dengan niatan untuk memelihara kesucian diri dan untuk menghindarkan diri dari perbuatan yang diharamkan oleh Allah. Hal ini karena hubungan badan antara suami istri yang didasarkan pada perkawinan yang sah dan dengan niatan yang baik akan dinilai sebagai sedekah bagi keduanya.

 

Hal ini berdasarkan hadits Abu Dzar radhiallahu ‘anhu yaitu pernah ada beberapa orang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada beliau “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka bisa sholat sebagaimana kami sholat. Mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, bahkan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka.”

 

Beliau bersabda yang artinya “Bukankah Allah telah memberikan kepada kalian sesuatu yang bisa kalian sedekahkan? Pada tiap-tiap ucapan tasbih ada sedekah, pada tiap ucapan takbir terdapat sedekah, pada tiap-tiap ucapan tahlil terdapat sedekah, pada tiap-tiap ucapan tahmid terdapat sedekah, memerintahkan perbuatan baik adalah sedekah, mencegah perbuatan munkar adalah sedekah dan kalian bersetubuh dengan istri kalian pun sedekah.”

 

Mereka bertanya seperti ini, “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa salah seorang dari kami melampiaskan syahwatnya akan mendapatkan pahala?” Rasulullah kemudian menjawab pertanyaan mereka, “Bagaimana menurut kalian bila nafsu syahwatnya dia salurkan pada tempat yang haram, apakah dia akan mendapat dosa dengan sebab perbuatannya itu?” Mereka menjawab kembali, “Ya, tentu.”

 

Beliau bersabda “Demikian pula bila dia salurkan syahwatnya itu pada tempat yang halal, dia pun akan mendapatkan pahala.” Beliau kemudian menyebutkan beberapa hal lagi yang beliau setarakan masing-masing dengan sebuah sedekah, lalu beliau bersabda “Semua itu bisa digantikan cukup dengan shalat dua raka’at dhuha.” (HR. Muslim).

 

Dalam kitab Idzkar Al Adzkaar, As Suyuthi berkata “Zhahir hadits tersebut menunjukkan bahwa melakukan hubungan suami istri merupakan sedekah meskipun tidak diniatkan.”
Syaikh Al Albani mengomentari mengenai hal tersebut “Barangkali itu untuk setiap persetubuhan. Akan tetapi, menurut saya, setiap kali hendak melakukan hubungan suami istri harus diniatkan sebagaimana yang telah saya sebutkan, yaitu untuk menjaga kesucian diri dari perbuatan yang diharamkan Allah”.

 

Maka dari itu, luruskanlah terlebih dahulu niatmu sebelum engkau melangkah ke jenjang pernikahan. Karena pernikahan adalah suatu hal yang dinantikan dalam hidup dan pasti ingin pernikahan yang kita jalani mendatangkan keberkahan dan keharmonisan.

 

Diatas merupakan sedikit penjelasan mengenai Niat Sebelum Menikah yang baik agar pernikahan yang dilaksanakan mendatangkan keberkahan. Semoga penjelasan tersebut bermanfaat.

 

Download Aplikasi Yawme: aplikasi dengan beragam fitur untuk membantu kamu menjadi muslim yang lebih produktif dalam beribadah.

Please follow and like us:
0

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *