Tidak Ada Niat Menikah

Menikah adalah menyatukan ikatan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan dengan syarat ijab qabul.  Islam memandang menikah dengan sangat baik karena menikah merupakan salah satu anjuran Allah SWT dan sunnah rasulullah SAW. Bagi seorang muslim yang sudah mampu untuk menikah, maka segerakan untuk menikah. Karena dengan menikah dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, selain itu menikah dapat memberi kenyamanan dan ketenteraman hati sehingga mata dan hawa nafsu kita dapat terjaga dengan jalan menikah.

 

Allah menganjurkan kita untuk menikah pasti ada hikmahnya. Coba kita bayangkan jika kita mempunyai istri atau suami, maka kita dapat menikmati indahnya rasa cinta yang ia curahkan kepada kita. Selain itu, jika ada masalah kita bisa curhat kepadanya dan jika kita sakit ada yang merawatnya. Yang paling istimewa adalah memperoleh keturunan-keturunan yang shaleh dari hasil buah cinta kita dengan suami atau istri. Karena nantinya keturunan kita tersebut dapat menjadi penerus yang selalu mendoakan kita, menjaga dan merawat kita disaat kita sedang sakit atau di waktu tua nanti. Jangan sampai Tidak Ada Niat Menikah dan selamanya ingin membujang. Hal ini dilarang, berikut penjelasannya.

 

Hikmah Menikah dan Larangan Membujang

 

Allah menyuruh kita untuk menikah karena banyak sekali hikmah menikah yang bisa kita dapatkan diantaranya yaitu: Dengan menikah dapat melindungi kita dari perbuatan zina, dapat menundukkan pandangan mata seseorang, dapat menanamkan rasa cinta dan kasih sayang yang sejati, dapat melahirkan ketenangan, ikatan dan kasih sayang antara suami istri, dapat memperoleh keturunan-keturunan yang shaleh yang kelak akan selalu mendoakan kita dan menjaga kita nanti, dapat menambahkan rezeki bagi kita. Allah selalu memberi kecukupan untuk kita. makanya jangan takut untuk menikah.

 

Banyak sekali hikmah yang diperoleh seseorang apabila ia mau menikah. Masih maukah kita untuk hidup membujang?  Tentunya jangan. Karena Islam melarang kita untuk hidup membujang. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. Dari Anas, bahwasanya ada sebagian sahabat Nabi SAW yang berkata “Aku tidak akan kawin”. Sebagian lain lagi berkata demikian “Aku akan shalat terus-menerus dan tidak akan tidur”. Dan sebagian lain lagi berkata “Aku akan berpuasa terus-menerus”. Kemudian hal itu sampai kepada Rasulullah, maka beliau bersabda yang berbunyi Bagaimanakah keadaan kaum itu, mereka mengatakan demikian dan demikian? Padahal aku (Rasulullah)berpuasa dan berbuka, shalat dan tidur dan akupun mengawini wanita. Barang siapa yang tidak menyukai sunnahku (Rasulullah), maka berati mereka bukanlah termasuk golonganku. (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

 

Rasulullah SAW bersabda bahwa Menikah adalah sebagian dari sunahku, barang siapa tidak mengamalkan sunahku maka bukan termasuk golongan ku, maka menikahlah! (HR. Ibnu Majah).  Sabda lain Rasulullah SAW “Seburuk-buruk kalian adalah yang tidak menikah dan sehina-hina mayat kalian adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari). Rasulullah SAW juga bersabda di hadist lain “Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang .” (HR. Abu Ya’la dan Thabrani).

 

Dari beberapa hadist tersebut telah jelas bahwa Rasulullah SAW melarang umat Islam membujang atau tidak ada niat menikah dalam hidupnya. Orang-orang yang sengaja tidak mau menikah atau benci dengan sunah menikah maka ia bukan termasuk umat Nabi Muhammad SAW.

 

Diatas merupakan penjelasan mengenai Larangan tidak ada niat menikah. Jadi, menikah sangat dianjurkan karena banyak sekali hikmah yang akan kita dapatkan. Semoga penjelasan tersebut bermanfaat.

 

 

Download Aplikasi Yawme: aplikasi dengan beragam fitur untuk membantu kamu menjadi muslim yang lebih produktif dalam beribadah.

Please follow and like us:
0

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *